SABADESA.COM, NANGGUNG - Patroli gabungan PETI Pongkor memasuki hari kedua, Kamis (16/7/2026), dengan menyasar lubang aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah IUP PT Antam Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, termasuk Gunung Cibutak, Pasir Jawa, dan Cibendel (Muara Kapur).
Operasi ini melibatkan PT Antam Pongkor bersama Polri, TNI, Denpom TNGHS, Satpol PP, dan Linmas Kecamatan Nanggung.
Sebelum bergerak ke lapangan, kegiatan diawali apel yang dipimpin Kapolsek Nanggung AKP Ano Junaedi bersama Koordinator Keamanan PT Antam Pongkor, AL Friady.
"Hari kedua kita bergerak evaluasi operasi gabungan agar tidak berceceran," ujar AKP Ano Junaedi, Kapolsek Nanggung, dalam apel patroli gabungan PETI Pongkor, Kamis (16/7/2026).
Masih dalam kesempatan yang sama, Koordinator Keamanan PT Antam Pongkor AL Friady menyampaikan fokus operasi hari kedua ini.
"Fokus penertiban di area lokasi Cibendel, Muara Kapur dan area Kapur," tegas AL Friady, Koordinator Keamanan PT Antam Pongkor.
Ratusan Petani di Desa Pasir Jaya Tanda Tangani Dukungan Pengukuran Lahan PT BSS oleh BPN

Di lapangan, satuan tugas gabungan membawa peralatan seperti linggis, cangkul, palu, hingga garpu untuk menutup lubang-lubang tambang ilegal yang ditemukan di lokasi-lokasi tersebut.
Dari hasil penertiban, petugas menemukan ribuan karung bekas, sampah plastik, dan botol minuman yang berserakan di area bekas aktivitas PETI.
Petugas juga mendapati aliran air keruh beraroma merkuri yang mengalir ke Sungai Cikaniki, kondisi yang memperlihatkan dampak nyata aktivitas PETI terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar.