SABADESA.COM, JASINGA - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, masih menyisakan pekerjaan besar meski waktu tinggal kurang dari sebulan menjelang penerimaan murid baru.
Hal ini terungkap saat Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Roben Rico, meninjau langsung lokasi proyek, Senin (13/7/2026).
Sekjen Kemensos Beri "Alarm Keras"
Dalam kunjungan yang juga dihadiri jajaran Kementerian PU pusat, Forkopimcam Kecamatan Jasinga, dan Forkopimda Kabupaten Bogor itu, Roben Rico secara terbuka menyampaikan peringatan tegas soal progres proyek strategis berbasis APBN tersebut, yang menurutnya harus benar-benar dikebut agar tidak molor dari jadwal.
"Hari ini saya mendampingi Pak Bupati Bogor, bersama melihat Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Bogor yang berada di Desa Sipak, Jasinga. Kita ingin melihat, memastikan hari ini kejar-kejaran waktunya dengan proses MPLS yang harus dieksekusi di tahun ajaran 2026/2027," ujar Roben Rico pada Senin (13/7).
Yang menjadi sorotan, tenggat yang dijanjikan pihak pengembang justru berpotensi melewati jadwal MPLS.
Bangunan baru ditargetkan fungsional pada akhir Juli 2026, sementara penyelesaian penuh proyek diperkirakan molor hingga pertengahan Agustus 2026, padahal MPLS sendiri diharapkan sudah dimulai pada 31 Juli 2026.
Artinya, saat murid baru mulai masuk sekolah, bangunan bahkan belum sepenuhnya rampung.
"Dan hari ini saya dan Pak Bupati Bogor berkoordinasi dengan KemenPU, kementerian yang bertanggung jawab terhadap proses pembangunan, memastikan bisa tepat waktu," tegas Roben Rico.
