SABADESA.COM, CITEUREUP-Pasca Kejadian peristiwa jatuhan debu semen berasal dari kompleks Pabrik Indocement Citeureup pada Minggu (10/8), pihak Manajement Indocement telah meminta maaf ke masyarakat setempat di fasilitasi pihak Desa setempat.
"Kami Manajement Indocement telah menyampaikan permintaan maaf dan berkoordinasi dengan masyarakat desa terdampak melalui kepala desa dan sekretaris desa untuk mencari solusi bersama terkait dengan dampak dari jatuhan debu semen," ungkap perwakilan manajemen yang nama nya enggan ditulis.
Kami Manajement Indocement telah menyampaikan permintaan maaf dan berkoordinasi dengan masyarakat desa terdampak melalui kepala desa dan sekretaris desa untuk mencari solusi bersama terkait dengan dampak dari jatuhan debu semen tersebut.
Kronologis kejadian tersebut Pada Minggu, 10 Agustus 2025 masyarakat sekitar Kompleks Pabrik Citeureup mengalami peristiwa jatuhan debu semen yang berasal dari Kompleks Pabrik Indocement. Peristiwa jatuhan debu semen ini adalah peristiwa insidental yang terjadi selama tiga menit akibat kegiatan pembersihan sumbatan (clogging) pada area produksi Plant 5 di Kompleks Pabrik Citeureup.
Perwakilan Manajemen menerangkan, pembersihan sumbatan (clogging) material dilakukan pada kondisi pabrik Plant 5 tidak beroperasi. Ketika pembersihan dilakukan, material yang dibersihkan tidak sengaja keluar dari check hole dan pada saat itu ada hembusan angin yang cukup besar ke arah pemukiman masyarakat.
"Mengetahui hal tersebut, segera pekerja kami menutup lubang check hole sehingga jatuhan debu semen langsung teratasi," katanya.
Pasca kejadian, pihak Kami juga telah melakukan evaluasi dan koreksi terhadap prosedur pembersihan sumbatan agar kejadian peristiwa ini tidak terulang kembali di seluruh kompleks pabrik Indocement. (****)