SABADESA.COM, CIBINONG – Momentum Halal Bihalal usai Idul Fitri 1446 Hijriah dimaksimalkan Pemkab Bogor sebagai ajang memperkuat komitmen dan soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik optimal, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade yang disampaikan di Gedung Tegar Beriman pada Kamis (10/4).
Dalam arahannya, Jaro Ade menegaskan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kekompakan antar-pegawai, terutama dalam menghadapi tantangan besar seperti bencana alam dan tuntutan kebijakan nasional.
Menurut Wakil Bupati Bogor itu, Halal Bihalal bukan sekadar seremonial, tetapi sarana membangun sinergi antarelemen birokrasi.
"Di Kabupaten Bogor, bukan hanya jumlah penduduk yang besar, tetapi beban kerja dan tanggung jawabnya juga sangat berat. Terlebih lagi, dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden dan Gubernur, kita semua harus siap menyesuaikan diri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Jaro Ade pada Kamis (10/4).
Jaro Ade juga menyampaikan apresiasi kepada ASN yang telah bekerja tanpa henti menangani berbagai bencana, termasuk banjir dan longsor di sejumlah kecamatan.
Meskipun masih ada kritik dari masyarakat, Pemkab Bogor berkomitmen terus memperbaiki kinerja dan menindaklanjuti pekerjaan rumah yang tersisa.
"Setelah bencana alam yang terjadi, kami melihat bahwa semua perangkat daerah, camat, dan jajaran ASN bekerja dengan sangat kompak. Meski ada beberapa komentar di media sosial yang menyatakan ada hal-hal yang belum tertangani, kami memahami bahwa sebagai manusia biasa, masih ada PR yang perlu kita tindaklanjuti," ujar Jaro Ade.
Wakil Bupati Bogor itu juga menyampaikan terkait kebijakan Presiden terkait pembentukan koperasi merah putih di desa.
Pemkab Bogor berkomitmen memastikan koperasi-koperasi tersebut dapat menjadi fondasi perekonomian rakyat, dengan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.