SABADESA.COM, CIGUDEG – Wakil Bupati Bogor, Ade Jaro bergerak cepat merespons laporan masyarakat soal kerusakan infrastruktur irigasi dan kondisi layanan publik di beberapa kecamatan wilayah barat Kabupaten Bogor pada Rabu (9/4).
Jaro Ade turun langsung melakukan sidak ke lapangan untuk memantau irigasi serta menginspeksi pelayanan di Kantor Kecamatan Cigudeg, Jasinga, dan Tenjo sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Tak hanya itu, Wakil Bupati Bogor juga meninjau UPT Diversifikasi Sentra Usaha Pertanian dan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Cigudeg, serta saluran irigasi di sejumlah desa yang mengalami kerusakan.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam memperkuat ketahanan pangan dan memastikan pelayanan publik berjalan maksimal.
Jaro Ade mengungkapkan bahwa banyak petani di lima desa dan dua kecamatan tak bisa bertani akibat rusaknya saluran irigasi.
Akibatnya, sekitar 200 hektare lahan sawah tidak teraliri air, yang berdampak langsung pada produktivitas pertanian.
“Alhamdulillah hari ini, setelah kemarin berbicara dengan Bupati untuk berbagi tugas, saya menerima laporan terkait irigasi yang rusak. Banyak petani yang sudah lama tidak bisa bertani, yang tentunya berdampak pada ketahanan pangan. Saya ingin melihat langsung kondisi irigasi yang saat ini menghambat kurang lebih 200 hektare sawah di lima desa dan dua kecamatan,” ujar Ade Jaro pada Rabu (9/4).
Jaro Ade juga menegaskan pentingnya mempercepat perbaikan saluran irigasi Sendung yang dinilai krusial. Pemerintah daerah mendorong sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar program perbaikan bisa terealisasi dalam waktu dekat.
Langkah ini bukan hanya ditujukan untuk mengatasi krisis air irigasi yang tengah dihadapi petani, namun juga membuka peluang ekspansi lahan pertanian produktif di masa mendatang.